Home

richoz


July 30th, 2008

(no subject) @ 10:18 pm

mulai migrasi dari freehand ke illustrator
 

July 21st, 2008

(no subject) @ 12:49 am

makan makaroni panggang dingin sisa kemarin
 

July 16th, 2008

(no subject) @ 10:46 pm

bekerja, beneran
 

July 15th, 2008

(no subject) @ 02:35 am

akan merombak komposisi penataan ruangan
 

July 14th, 2008

(no subject) @ 09:42 pm

masuk ke gudang kantor pos jakarta selatan dan menyaksikan pemandangan sekitarnya
 

(no subject) @ 08:49 am

netzap mampus, gak bisa browsing
 

(no subject) @ 05:53 am

lontong sayur itu enak
 

July 12th, 2008

(no subject) @ 05:30 am

pusing bersama php
 

July 11th, 2008

(no subject) @ 01:58 pm

merasakan kembali betapa nikmatnya mendengarkan musik dalam volume tinggi menggunakan in-ear-phone
 

(no subject) @ 10:07 am

mulai bekerja diiringi oleh ragajimasin
 

(no subject) @ 12:30 am

sedang mencoba ping.fm di hari jumat yang mendung tapi panas
 

April 5th, 2008

Menanggapi Fitna, Pemblokiran dan Intelektualitas @ 09:31 am

Current Location: home
Current Mood: apathetic
Current Music: Map of the Problematique, Muse

Buat pemerintah dan pihak-pihak lain yang terkait.

Saya sudah menonton Fitna. Walaupun saya bukan penganut agama Islam yang taat, tapi saya tahu bahwa film itu adalah usaha penyesatan dengan memanfaatkan penggalan ayat Al Quran yang dikutip secara tidak lengkap (saya tidak tahu persis bagaimana mengungkapkannya, kalau ada yang mau mengoreksi atau menambahi dipersilakan).

Ya dan saya tahu juga bahwa film semacam itu memiliki pengaruh yang sangat berbahaya untuk kehidupan beragama dan aspek-aspek lainnya dalam kehidupan. Saya juga tidak setuju dengan apa yang diungkapkan dalam film itu.

Tapi menurut saya pemblokiran arus informasi dan reaksi kekerasan justru menampakkan tingkat intelektual yang rendah.

Kalau menurut Anda (pemerintah) film ini tidak bisa diabaikan begitu saja, lawanlah dengan intelektualitas yang minimal sejajar. Lebih tinggi jelas lebih bagus. Reaksi yang salah dapat menjadi bumerang.

Di negara kita, Indonesia, ini kan banyak cendekiawan muslim. Malah ada organisasinya kan. Bikin dong argumentasi yang mengungkapkan fakta sebenarnya. Argumentasi yang mematahkan penyesatan-penyesatan dalam film itu. Argumen-argumen yang membuat adem.

Tidak bisa bikin film tandingan? Halah. Ada banyak pekerja kreatif bagus di Indonesia. Lihat saja ada banyak iklan, video klip dan film bagus buatan orang Indonesia kan. Kerja sama lah dengan mereka untuk bikin presentasi yang lebih ciamik daripada buatannya si Geert Wilders ini.

Buktikan bahwa Geert Wilders berbuat kesalahan. Buktikan secara intelek.

Buat dalam multi bahasa. Sebarkan ke seluruh dunia. Gunakan YouTube, Google Video, Liveleak, Multiply dan berbagai layanan video sharing lainnya, sebagaimana Fitna disebarkan. Kalau perlu wajibkan anak sekolah untuk menontonnya bersama-sama, seperti saat kita kecil digiring menonton Penumpasan Pemberontakan G30S/PKI.

Itu baru satu ide yang saya yakin bukan cuma saya yang punya pemikiran seperti ini. Atau mungkin malah ada ide lain yang jauh lebih menarik dan efektif, ketimbang menutup arus informasi alias pemblokiran.

Sudah tahu kan, bagaimana yang terjadi di negara-negara yang arus informasinya diblokir dan dibatasi?

Belum tahu? Oh iya, maaf saya lupa, arus informasi sudah mulai dibatasi. Tapi mumpung masih bisa jalan-jalan ke Wikipedia dan cache-nya Google, silakan cari tahu sendiri.


PS: Geert Wilders adalah pengecut tak bertanggung jawab. Ini buktinya:

On March 22, the Dutch Muslim Broadcasting Association (NMO) offered to air the film, on the proviso that it could be previewed for any possible illegal material and that Wilders would take part in a debate with proponents and opponents afterwards. Wilders declined, quoted as saying "No way, NMO."

Referensi:

 

November 23rd, 2007

Meng-org-anisir @ 12:31 pm

Current Location: office
Current Mood: tired
Current Music: into the void (sealth), soundgarden

Berbagai tawaran gratisan di internet selalu menarik minat saya. Dan biasanya saya ambil. Seperti misalnya layanan blog. Mulai dari Blogger waktu masih jaman Pyra belum diakuisisi Google, Live Journal, Multiply, Blogsome, WordPress dan berbagai layanan lainnya. Sampai Space-nya Windows Live. Dan setelah sekian lama, membingungkan juga mengurusi dan mengumpulkan sedemikian banyak blog yang tercecer tersebut.

Ketika sedang mengerjakan Gambrengan 4.0 – agregasi blog Tukang Lenong – saya jadi terinspirasi menggunakan agregator untuk mengumpulkan ceceran-ceceran itu.

Akhirnya terkumpul semua. Banyak juga ternyata. Dan semuanya gak penting. Abuse!
 

June 16th, 2006

lulus @ 05:21 am

masih ingat rasanya
lulus dari taman kanak-kanak?

sudah lupa?

atau mungkin malah
sama sekali
belum pernah tau
rasanya seperti apa?

ask my daughter :)
 

May 28th, 2006

hueahaha @ 01:59 am

di sini juga ada
 

Advertisement


richoz